Sunday, July 21, 2013

Cokelat Putih Pita Pink :)

Saat kamu mencari bagaimana cara membuat Dia yang kamu sayang, kembali tersenyum bahagia dalam hari-hari sebuah nada canda tawa bahagia......... ( ˘ ะท˘ )♬♪

Sejenak mencari, kemudian berfikir apa lagi yang aku bisa....
Dia bukan dia saat panggilan itu datang seketika dan merubah raut muka. Lalu aku bisa apa mengembalikan suasana yang hilang secepat awan kelabu yang mendadak menerpa, akupun tersentak, tak tau mesti bilang apa selain menyampaikan salam......

Kemudian ia pulang dengan aku penuh kerinduan...

Esok dan esok lusa pun sama, hatinya masih temaram. Sekali lagi aku bilang Dia bukan Dia sekarang. Tapi pengertian yang ia butuhkan. Membiarkan kamu dengan mereka yang jelas lebih membutuhkan kamu dibanding aku.

Hanya ingin menunjukan kepedulian dan rasa sayang yang aku punya, aku titipkan salam lewat coklat putih ini yang aku hiasi pita pink. Semoga lekas sembuh Kamu yang bukan Kamu. Dan semoga kembali Kamu yang aku miliki.






-tulisan dahulu yang belum sempat aku posting ^^-

Saturday, February 16, 2013

Malam rindu :)



Jelas kini kedua hatinya telah bertemu, menyatu, mengungkap rasa yang sama, pasti. Lalu keduanya mulai terbuai indah asmara bersama, menjalani hari dengan penuh bahagia.
Hari kelabu yang dulu pernah singgah kini berganti rupa warna. Merah jingga kuning hijau biru nila ungu, kalau ada warna baru untuk gambarkan yang kini keduanya rasa, aku akan tulis warna itu.
Esok itu kini bahagia, harapan yang datang dengan senyum sapa pagi ceria, rasanya tidak ingin terlupa kisah kita bersama. Lalu senja yang beranjak malam, mengantarkan kita dalam buaian angan mesra bersama, rasanya rindu untuk sebuah perbincangan apa saja yang membuat kita dekat, kemudian senja juga yang mengantarkan kita untuk kembali pulang. Dan malam yang menjelang meninggalkan sejuta rindu berkepanjangan tanpa pernah terlupa. Dan disana kita akan mulai bertukar pesan indah dengan jarak ribuan panah dan gelombang untuk kita bicara, yang mengantarkan kita pada rindu esok.
Senyum senyum bahagia muncul diselingi canda gurau kamu yang sedikit absurd, tapi itu yang membuat kamu menjadi kehadiran yang dinanti untuk esok, lalu aku mulai kembali lagi pada sebuah rindu. (14 October 2012...)

Counter