Kamu tepat berada di depanku tanpa perlu aku bertanya apa-apa.
Nyaman yang membuat kita satu sama lain kerap ingin selalu dekat.
Tenang yang membuat kita tak ragu untuk saling bertatap.
Canda yang kerap kali mengisi hari kita tanpa pernah lelah.
Sebuah insiden acak tak terduga merubah kita untuk selamanya.
Terimakasih semesta, cara-Mu selalu penuh dengan kejutan rahasia.
Ku kira aku hanya bisa sesekali bertegur sapa denganmu jika ada waktu.
Seketika semua berubah, kapanpun aku mau, aku bisa menyapa mu tanpa malu.
Entah ingin bertukar cerita atau sekedar bertemu.
Kita akan bicara tanpa ragu.
Saling bertukar pemikiran, pengalaman, cerita, kisah, gelisah, bahkan hingga cinta.
Se-nyaman itu kita bisa saling bercerita, jujur tanpa ada dusta.
Lalu aku ingat pertemuan pertama yang juga terjadi tanpa rencana.
Sejak itu aku tau, kalau ada sesuatu darimu yang aku suka.
Benar saja.
Semua tentang mu terlalu ku damba.
Lalu sekarang bagaimana?
Kita sudah menjadi bagian satu sama lain.
Di sebuah lingkaran kecil kita.
Dengan frekuensi yang sama, yang kerap akan saling bertukar cerita.
Sampai kapan?
Sampai dari kita menemukan satu sama lain, hingga semua punya akhir cerita bahagia.
Lalu ada aku dan hati kecilku disana yang menyerahkan semua harap pada semesta.