Thursday, April 28, 2022

Kembali lagi pada realita

......

Sekuat apapun kamu berharap, 
se-ingin apapun kamu bersama.
Jika cerita yang digariskan tidaklah sama, 
tak ada yang bisa kamu lakukan.

Mulai lagi terbesit dalam benak,
mungkin semua harap akan jadi sekedar harap.
Bersiap untuk patah hati selanjutnya.
Mengingatkan kembali jika ada banyak kemungkinan 
yang bisa saja terjadi.

Entah kamu yang jatuh cinta sendiri, 
atau mungkin kelak akan saling ingin memiliki.

Tapi rasanya, bersiap patah hati menjadi bekal diri sendiri.
Jika harap yang di damba sirna tanpa kata-kata.
Bertahan pada rasa yang perlahan tumbuh, 
akan jadi hal yang cukup berat.

Se-kuat apapun kamu berusaha.
Semesta punya jalan-Nya sendiri untuk setiap insan di dunia.

Bertahan-lah,
Cerita ini belum selesai.
Kelak pasti akan sampai.
Dan saat itu itu tiba, 
tersenyum-lah.
Mungkin harap mu  terjawab sudah.

Sunday, April 24, 2022

Hujan

Untuk sebagian orang, hujan selalu dinanti.
Entah wangi yang katanya menyejukkan hati, atau nuansa yang kadang berubah menjadi lirih.
Kali ini ada yang berbeda untuk ia yang masih menanti.
Hujan membawanya pada sebuah adegan romansa yang sering terjadi.
Pikirnya itu akan hanya ada dalam imajinasi atau adegan televisi.
Tapi Tuhan rasanya punya cara yang unik,
entah hanya untuk menjadi memori atau memang semesta sedang memberi hadiah di hari yang baik.

Hujan turun dengan rintik, perlahan membasahi.
Belum berhenti hingga dua insan yang mungkin saja jatuh hati harus beranjak pergi.
Rutinitas harian yang membuat keduanya kerap bersama. 
Sore itu seperti layaknya hari-hari kemarin.
Namun kali ini ada sedikit hadiah kecil,
Rintik belum juga henti, satu payung kecil menjadi pelindung keduanya.
Sederhana yang membuat hati salah satunya berbunga.
Lalu menebak-nebak bagaimana perasaan yang lain nya.

Apakah mungkin juga sama?


Saturday, April 23, 2022

Tanggal Dua Tiga 2022

Teruntuk Sarah, Melia.

Rasanya ingin sekali merekam semua ingatan hari ini untuk diriku kelak, atau kita yang mungkin akan bercengkrama lagi di tahun-tahun kedepan. Harap itu akan selalu ada.

Aku tidak pernah suka pengulangan angka dua puluh tiga dalam kalender Masehi yang dibuat untuk dunia ini sebagai pengingat. Entah apa itu alasanya, atau sejak kapan, rasanya seandainya bisa menghilangkan tanggal ini dalam tatanan kalender Masehi mungkin akan kulakukan.
Aku tidak suka orang lain mengingatnya, akupun kadang ingin merasa kalau aku ingin lupa.

Namun entah mengapa rasanya sejak kalian hadir dalam perjalanan ini semua berubah. 
Aku mulai berterimakasih pada semesta yang telah menciptakan kalian di dunia yang kemudian hadir menjadi bagian perjalan hidup, hingga hari ini.
Rasanya aku tidak terlalu membenci tanggal ini lagi. Kalian membuatku merasa nyaman mengingat hari ini.
Tidak perlu ada perayaan besar, kejutan-kejutan luar biasa, atau hadiah super mewah.
Kalian hadir dengan begitu sederhana memberiku banyak senyum tawa bahagia.
Dan hari ini kalian mengulanginya lagi seperti biasa, namun dengan penuh banyak usaha lebih yang membuatku merasa berarti di hidup ini.
Sarah dengan usaha sendiri mengedit foto untuk insta story, yang aku tau di butuh effort lebih untuk melakukan itu dan ternyata hasilnya sangat membanggakan sekali. HHAHAHAAA
Terimakasih tim MIT UIN kebanggan kitaa!
Melia yang dua kali ngirim go send, oh ya tentu siapa lagi kalo bukan kalian yang ngirim. Thank you :)




Rasanya entah bagaimana ingin berucap terimakasih untuk untuk kehidupan yang membawaku sampai di titik ini. Membawaku pada rangkaian persahabatan yang indah, penuh makna ini.
Perjalanan membawaku pada titik ini yang aku yakini pasti ada maksud baik didalamnya, dan bertemu kalian rasanya membuatku tak henti bersyukur dengan kehidupan yang aku miliki sekarang.
Rasanya begitu beruntung bisa menemukan kalian dalam perjalanan yang belum selesai ini, ada harap dalam doa yang selalu aku panjatkan juga untuk kalian, semoga kita semua bisa tetap bahagia dalam perjalan hidup ini bagaimanapun rencana-Nya.

Kita memang tidak pernah tahu, sampai kapan keceriaan ini akan terus berlanjut, mungkin suatu saat akan berubah seiring berjalannya waktu, kita mungkin tidak akan lagi sama. Masing-masing dari kita akan tumbuh, menjadi pribadi-pribadi yang jauh lebih dewasa dari hari ini dengan tanggung jawab baru yang lebih besar ataupun dengan apapun hal baik yang akan terjadi nantinya dan semua itu akan menuntut banyak perubahan, adaptasi dalam kehidupan. 
Apapun itu yang akan membawa kita dalam perjalan "naik kelas" selanjutnya.

Bagaimanpun kehidupan membawa kita pada perjalanan-perjalanan baru, hari ini, tulisan ini akan menjadi pengingat bahwa kita pernah ada di masa-masa ini. Saat dimana kita bisa saling bercerita satu sama lain, tertawa bahagia membicarakan kehidupan, diskusi-diskusi tentang apapun yang kita mau. Deep talk, tentu saja jadi hal favorit buat kita bertiga.
Kita pernah bersama membagikan setiap cerita yang bahkan tidak penting. Kita pernah ada. disini. Saat ini.

Terimakasih telah menjadi pengingat kehidupan yang akan terus berjalan. 
Rasanya tak akan pernah cukup rasa terimakasih ini jika harus dituangkan dalam kata-kata.
Akan selalu ada nama kalian dalam memori ingatan ini.
Dan tulisan ini akan membantu mengingatkan aku betapa berharganya kalian di hidup ini.
Kalian berharga lebih dari apa yang kalian kira dan untuk kita semua. Berbahagialah dalam nyaman. Aamiin.



With love, 
Unga.




ps: thank you selalu mendukung hobi rebahan nyaman saya! dan semoga bucket list kita tercapai!






Saturday, March 19, 2022

Lalu?

Bagaimana jika, 
kita bertanya masing-masing dalam pikiran ini 
mempertanyakan sebuah rasa yang sama
meragukan yang sebenarnya ada
berharap jika saja
berandai-andai mungkin bila.
tapi semua itu berhenti dalam benak
tanpa pernah terucap kata.

Lalu bagaimana kita tahu jawabnya?

Sunday, March 13, 2022

Piano

setiap malam alunan musik yang sama menemani ku terlelap
dentingan piano yang membuatku merasa suka tanpa perlu alasan
yang membuatku kerap bertanya apa artinya yang ku rasa
Pantas kah menanti sebuah semu yang entah apa kan menjadi
Pantas kah berharap pada sebuah rasa yang yang berawal dari nada, 
yang selanjutnya membuat semua ini tak lagi sama.




Thursday, February 17, 2022

Sebentar saja, tapi rasanya ingin terus berulang.
Tepat disebelah nya, seseorang yang membuat mu seolah jatuh cinta.
Padahal tak banyak bicara, tapi kamu ingin esok  lagi berulang.
Nyaman di dekatnya membuat mu ingin berlama-lama.
Jika boleh meminta, hari-hari bersamanya agar lebih lama.
Mungkin ini yang namanya nyaman dalam diam.
Ingin kembali bersamanya. Lagi. Walau hanya sebentar.
Harap mu kali ini bisa bersama untuk selamanya.
Apakah ini terlalu tergesa?
Apakah kali ini, akhirnya hatimu akan berhenti mencari? 
Adakah ini yang kau nanti.

Monday, February 7, 2022

Belakangan semesta begitu baik padamu.

Sore yang selalu saja kamu tunggu,
yang membuat mu ber-degup lebih dari biasanya.
Entahlah, mungkin itu yang namanya jatuh cinta.
Lalu seperti biasa, kalian akan mulai saling menunggu,
mencoba untuk saling memahami,
berjalan beriringan satu sama lain.

Terkadang kalian hanya diam, 
mendengarkan nada-nada yang dimainkan.
Tak jarang kamu mulai bercerita tentang apa saja. 
Rasanya cukup menyenangkan bisa bercerita.
Sederhana yang membuat mu merasa cukup nyaman.

Rasanya cukup menyenangkan.
Semoga kali ini , perasaanmu tidak lagi jatuh sendirian.

Teh Favorit

Rasanya logika tak lagi bisa menahan perasaan yang ada
Hampir tidak peduli dengan apapun yang menjadi keraguan awal,
kerap mempertanyakan perasaan yang ada entah sejak kapan?

oh, sepertinya aku mungkin tahu.
Sejak kita resmi membuat daftar lagu yang membuatku bertanya-tanya.
Sejak nada-nada frekuensi yang hampir sama
Lalu menurut sebuah aplikasi pemutar musik, 
lebih dari sembilan puluh persen kita sama.
Sempat aku kaget dan bertanya-tanya.
Inikah rasanya menemukan?
Selama aku bernapas didunia, baru kali ini sepertinya.

Rasanya sama seperti aku menemukan teh favorit dari sebuah kedai konvensional.
Entah bagaimana semesta begitu baik.
Terlalu banyak kebetulan-kebetulan magis yang tak bisa dijelaskan. 
Tapi semua itu ternyata punya tujuan.
Untuk saling menemukan.
Perjalanan yang tidak diduga, tapi beralasan.

Sepertinya semesta menitipkan perasaan jatuh cinta ini, 
Lagi.
ada cemas, gelisah, bahagia, harap.
semuanya ada.

adakah perasaan yang sama juga ada disana ?

Counter