Aku sudah mencoba lupa bagaimana rasanya jatuh cinta dalam ketidak-tahuan.
lalu sejenak aku melupa.
Hingga saat itu tiba, kamu tiba-tiba hadir laksana bintang jatuh.
Menghancurkan pertahanan ku yang telah ku bangun dengan susah payah.
Sejenak aku bahagia betapa banyak kesamaan ku dengan mu untuk sebuah buku, puisi, petualangan dan anak-anak yang membuat aku terlampau suka.
Lalu melihat mu dengan begitu dekat membuat ku jadi berharap.
Sampai hari itu, pertemuan kita untuk pertama kali setelah kamu resmi menghilang.
Entah bagaimana semesta merencanakan nya, ada hari yang akan membuat kita bersama.
Ada bahagia yang aku rasa, aku tahu kamu ada.
Hingga pada suatu pagi hingga malam hari, aku merasa rasa ini memberi ku jarak, membuat mu memilih untuk memberi ku ruang dari kehadiran mu yang aku damba.
Mungkin karena rasa ini ada, yang membuat semua nya seakan berjarak.
Aku ingin sekali bilang kenapa? bukankan kamu disini karena aku ada?
Bukan kah harusnya kita bercengkerama lebih erat ?
Nyata nya rasa membuat kita terlihat sedikit canggung dengan perasaan masing-masing.
Atau ada hal lain yang membuat mu berpaling.
Lalu melihat mu dengan begitu dekat membuat ku jadi berharap.
Sampai hari itu, pertemuan kita untuk pertama kali setelah kamu resmi menghilang.
Entah bagaimana semesta merencanakan nya, ada hari yang akan membuat kita bersama.
Ada bahagia yang aku rasa, aku tahu kamu ada.
Hingga pada suatu pagi hingga malam hari, aku merasa rasa ini memberi ku jarak, membuat mu memilih untuk memberi ku ruang dari kehadiran mu yang aku damba.
Mungkin karena rasa ini ada, yang membuat semua nya seakan berjarak.
Aku ingin sekali bilang kenapa? bukankan kamu disini karena aku ada?
Bukan kah harusnya kita bercengkerama lebih erat ?
Nyata nya rasa membuat kita terlihat sedikit canggung dengan perasaan masing-masing.
Atau ada hal lain yang membuat mu berpaling.