Saturday, February 15, 2020

Dekat

............................

Satu kata yang tergambarkan soal kita.
Aku tak pernah menyangka kita akan sedekat ini.
Dulu itu harapku, saat aku tak pernah tahu, 
hal apa yang akan membuat kita bertemu.
Lalu semesta menyusun segala rencana-Nya.
Hingga saat ini, aku bisa menyapamu setiap saat.

Aku bertanya-tanya sendiri, mengapa?
Mengapa kita harus dekat? 
Saat yang aku rasa justru perasaan yang bertambah pekat.

Satu hal yang aku sadari.
Ada hal yang harus siap aku hadapi .
Selain perasan bahagia jatuh hati.
Ada patah hati yang kapan saja bisa saja terjadi.

Pertemuan denganmu selalu jadi hal ku tunggu, 
bahagia saat bertemu.
Walau setelahnya, kadang hati ini jadi semakin tak menentu.

Beberapa gelagatku harusnya bisa kamu baca.
Aku yakin kamu cukup cerdas membaca perasaan.
Kita cukup baik beradaptasi, menyembunyikan rasa yang mungkin ingin kuhindari.
Kamu berusaha untuk terlihat biasa aja,
begitupun aku yang tak ingin semua ini berubah.

Ada suatu saat aku ingin menghindarimu dengan sangat.
Ingin hilang karena rasanya tak ingin lagi terluka.
Namun sedetik kemudian.
Pesanmu membuat aku setengah mati gemetaran.
Kamu muncul di hadapan tak terduga,
walau hanya sekedar menyapa dan makan malam bersama.
Hatiku kembali luluh lantak seketika.
Tersenyum aku dibuatnya.

Dalam hati aku bertanya mengapa?
Aku yakin semua ini ada alasannya.
Hanya saja, aku belum tahu itu apa.

Doa ku masih sama.
Hatiku tau yang ku mau itu apa.
Walau logika ku kadang pergi ke arah berlawanan.
Tak mau terlalu terluka dibuatnya.
Tapi hati tak bisa disalahkan.

Biar waktu yang akan mempertemukan,
aku dan dirinya di saat yang tepat.
Semoga harap dan bahagia selalu ada.
Untuk semua yang layak berbahagia.


Counter