Thursday, July 19, 2012

Perahu Kertas

Perahu kertasku kan melaju membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila, tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati, kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi (cinta-cinta) cita-cita (cinta-cinta)
Yang lama ku pendam sendiri, berdua ku bisa percaya

"Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu"


Tiada lagi yang mampu berdiri
Halangi rasaku, cintaku padamu

-Ost. Perahu kertas-


Wednesday, July 18, 2012

Resah-pun sementara :)

apa ini entah coba jelaskan, teriakan hatinya kadang muncul seakan murka, jika seperti bukan apa yang diharapkan pasti jiwannya tiba-tiba terguncang hebat, selanjutnya akan ada sesi berbagai macam jenis macam curhatan yang disampaikan, hatinya terluka karenanya.

Tapi selanjutnya dengan pemikirannya sendiri hatinya akan kembali tenang, lalu mucul berbagai macam pemikiran diri.

 "Ini semua tentang apa???"
"Jika hanya buat terluka lebih baik ikhlaskan"
"Bukan benar-benar pergi dalam konteks yang sesungguhnya, tapi pergi sejenak dari mengatahui hal-hal yang mungkin bisa saja membuat resah"
"Ikhlas beraada di sisi orang yang bisa membuat bahagia walau kadang ada sedikit resah karena-nya"

Ikhlaskan itu saja cukup....

Tuesday, July 17, 2012

another DREAM'S

Kalo saya ceritakan mungkin akan dianggap gila dan engga waras, but who care?? you like? Read this, but if you don't just it leave this.

Sejak SD udah punya yang namanya  buku catatan atau istilah kerenya "Diary" semacem buat nulis-nulis lahh, dan keranjingan sampai sekarang. 

Entah sejak kapan jadi sering nulis harapan-harapan, awalnya cuma angan-angan kecil yang sederhana, atau mimpi-mimpi hari depan. Ditulis bagitu aja, dengan doa dan harapan pasti, selanjutnya lupa kalo dulu pernah nulis itu semua.

Suatu hari pernah buka sebuah buku catatan saya dan agak kaget dan terpana pas lihat. Dulu saya pernah nulis ini yaa?? kok kejadian yaa sekarang??? Dari situ saya mulai percaya akan MIMPI dan HARAPAN

Jadi sekarang mulai suka nulis, and you know what?? there's a lot of thing's just from writing, a lot of MIRACLE for me, if you know what I mean..

waktu itu pernah teman saya bilang dia ga enak badan dan membatalkan rencana kita ketemu, honestly, I really want to meet him :)) lalu saya ambil buku saya, kemudian saya tulis : Besok tiba-tiba dia sms dan kita jadi ketemu. Sianngnya saat saya udah ada di tempat dimana kita akan ketemu, tiba-tiba dia sms "Ung, lo dimana?" seketika saya girang dan mendadak senang karena ternyata ia jadi datang. 

Adalagi saat pembagian kelompok, seseorang yang saya kagumi dapat kelompok 3, seketika saat saya tau dia kelompok 3, dalam hati saya langsung berkata, berharap dan mengimajinasikan, kalo nanti saya juga akan dapat kelompok 3. Dan setelahnya saya ternyata benar sekelompok sama dia :)) 

Banyak hal yang menurut saya bukanlah sebuah kebetulan melainkan sebuah permintaan yang kita yakini dan percayai dengan doa kemudian berserah kepada Yang Maha Kuasa atas segalanya. Buat saya Agama dan Keyakinan adalah sebuah kepercayaan mutlak, dimana sesuatu yang tidak masuk akal, tidak logis bisa menjadi logis.

Ada banyak hal buat saya yang menjadi sebuah keajaiban akan mimpi dan harapan, yang entah mengapa perlahan saya percayai dengan pasti, yang terkadang mungkin pandangan orang akan berfikir mungkin saya gila. Kamu berfikir seperti itu karena belum pernah merasakannya, mungkin kamu akan berfikir, ahhh itu hanya kebetulan, yaa silahkan saja berpendapat, tidak ada larangan untuk sebuah argumen. Ini hidup saya dan apa yang saya yakini tidak perlu kamu yakini, cukup toleransi satu sama lain.



kita hanya perlu membayangkan mimpi-mimpi yang ada, menulisnya dengan penuh rasa percaya, mengimajinasikanya dalam angan dan kertas, kemudian berdoa dalam Kuasa-Nya. Karena semua hal yang terjadi adalah izin-Nya dan pasti yang terbaik untuk kita.



Bahkan Albert Enstein saja bilang "Imagination is more important than Knowledge"


BERBEDA

Kadang saya Merasa berbeda, di besarkan di keluarga yang penuh dengan aturan hidup, dari A-Z (mungkin kalo dibukukan 7 seri Harry Potter engga akan cukup) dan banyak filsafat yang di tanam di hidup saya, kemudian saya mulai berfikir, aturan saya aturan kamu dan aturan kita beda, jangan samakan apa-apa yang saya percayai dengan apa yang kamu miliki, yaaa inilah saya.

"Pertemanan ini tercipta bukan oleh banyaknya persamaan, melainkan tak terhitungnya perbedaan, kita bertengkar, berargumen dan saling tidak mengerti, tapi kita tidak memilih pergi dan mencari teman lain" -Madre-
Berapa banyak orang di kelas saya sekarang yang bisa saya ajak sharing soal filsafat, saya ingat salah satu tanggapan mereaka "Hati-hati Ung nanti jadi Atheis"
Berapa banyak juga yang bisa saya ajak bicara soal kehidupan, yang ada saya akan diaabaikan begitu saja karena engga ada yang tertari membicarakanya.
Atau juga soal Musik, pandangan kita banyak berbeda. Atau mungkin pandangan saya soal agama, yang ada nanti saya bisa dianggap kafi.
Berapa banyak orang yang bisa saya ajak cerita soal mimpi-mimpi dan harapan-harapan saya?? pernah ada yang berkomentar kalo semua mimpi-mimpi besar itu engga mungkin............... Well its Okey :)

Cuma sedikit orang yang saya temui yang bisa saya ajak sharing dan diskusi banyak hal, hanya segelintir orang yang juga punya pemikiran sama seperti saya, tidak banyak orang yang sependapat dengan pola pikir saya.

Banyak hal dari pandangan meraka yang saya kira berbeda, tapi saya melihat, perbedaan itu bukanlah sebuah alasan untuk saya tidak bisa bersama dengan mereka, justru dengan adanya perbedaan ini saya Belajar banyak hal.

Saya belajar bagaimana saya bisa menempatkan pola pikir saya di pola pikir mereka, dan ittu yang membuat saya bisa merasa cukup bahagia di setiap lingkungan yang baru saya temui.


Perbedaan itu mungkin (bukan) sebuah jurang, tapi kita bisa milih, mau loncat aja ke jurang itu dan MATI atau dengan kerja keras usaha MATI-MATIAN buat ngebangun jembatan kokoh diastasnya untuk menghindari KEMATIAN

It's your choice :)


Another Story

Cerita ini soal pertemanan yang sudah lewat beberapa waktu lalu tapi masih saja meninggalkan rasa yang cukup dalam :)

Perjumpaan kami bernulai saat pertama kali Registrasi ulang di kampus, engga pernah tau alasan kenapa saat itu kita mesti ketemu, dia mesti minjem penghapus dan kenpa kita mesti milih meja yang sama untuk nulis data-data perkuliahan dan kenapa saat itu ada, semua itu misteri :)

Nyatanya kita berdua ternyata emnjadi sahabat baik, tidak lebih dari setahun kebersamaan kita, tapi perasaan yang ada cukup dalam lho, saya belajar banyak hal dari dia, begitupun sebaliknya, kita sama-sama belajar banyak hal, sharing soal pandangan kita tentang kehidupan dan itu menyenangkan.

Kalo boleh saya bilang selama hidup yang 2 dekade ini, baru kali ini mengenal seseorang yang benar-benar punya pandangan hidup dan pemikiran yang sejalan dengan saya, dalam satu waktu kita bisa jadi 2 orang gila yang kehilangan kesadaran dalam bertingkah absurd, dan selanjutnya kita bisa jadi 2 orang dewasa yang bicaara soal kehidupan dengan sisi pandang kita yang terkadang hanya kita berdua yang mengerti.

Banyak pandangan soal kita yang dilihat mereka, mereka akan bilang seolah kita punya dunia kita sendiri saat bersama, dan untuk masuk kedalamnya tidaklah mudah, kadang hanya kita yang mengerti apa yanag kita bicarakan karena ada banyak persetuujuan yang mungkin hanya kita yang akan sependapat, singkatnya untuk beberapa hal kita ini sama :)

Kita sharing banyak hal, bicara banyak dari penting, engga penting, sampai yang absurd juga kita bisa menghasbiskan waktu diskusi banyak hal. Musik?? jelas sekali genre kita sama, pandangan kita tentang musik sama, yang beda cuma soal perasaan :D

Tapi ada keberanian luar biasa bodoh yang saya lakukan terakhir sebelum pertemuan terakhir kita dalam sebuah periode yang menghancurkan semua yang kita bangun secara perlahan, saya merasa bodoh melakukana hal itu. Karena setelahnya hingga detik ini, kit seperti 2 orang asing yang bahkan seperti tidak pernah saling kenal.

Dia pindah kampus, saya menetap, kita kehilangan perahabatan, kehilangan komunikasi, saya seperti tidak pernah mengenlnya sekarang.

Tapi ada satu hal yang masih saya ingat tentangnya, statement yang pernah ia katakakan:
"Ung, hari ini gw menghasbiskan 3ribu gw paling berharga dalam hidup, gw beli 2 batang rokok, 1 gw hisap dan mual dan 1 gw buang"
 Rasanya mendengar itu adalah sebuah bahagia tersendiri, semoga sampai saat ini masih sama yaaa :)


Nb : sukses dimanpun lo berada, semoga saat kita ketemu lagi semuanya kan jauh labih baik  :) 

Counter