Tuesday, July 17, 2012

Another Story

Cerita ini soal pertemanan yang sudah lewat beberapa waktu lalu tapi masih saja meninggalkan rasa yang cukup dalam :)

Perjumpaan kami bernulai saat pertama kali Registrasi ulang di kampus, engga pernah tau alasan kenapa saat itu kita mesti ketemu, dia mesti minjem penghapus dan kenpa kita mesti milih meja yang sama untuk nulis data-data perkuliahan dan kenapa saat itu ada, semua itu misteri :)

Nyatanya kita berdua ternyata emnjadi sahabat baik, tidak lebih dari setahun kebersamaan kita, tapi perasaan yang ada cukup dalam lho, saya belajar banyak hal dari dia, begitupun sebaliknya, kita sama-sama belajar banyak hal, sharing soal pandangan kita tentang kehidupan dan itu menyenangkan.

Kalo boleh saya bilang selama hidup yang 2 dekade ini, baru kali ini mengenal seseorang yang benar-benar punya pandangan hidup dan pemikiran yang sejalan dengan saya, dalam satu waktu kita bisa jadi 2 orang gila yang kehilangan kesadaran dalam bertingkah absurd, dan selanjutnya kita bisa jadi 2 orang dewasa yang bicaara soal kehidupan dengan sisi pandang kita yang terkadang hanya kita berdua yang mengerti.

Banyak pandangan soal kita yang dilihat mereka, mereka akan bilang seolah kita punya dunia kita sendiri saat bersama, dan untuk masuk kedalamnya tidaklah mudah, kadang hanya kita yang mengerti apa yanag kita bicarakan karena ada banyak persetuujuan yang mungkin hanya kita yang akan sependapat, singkatnya untuk beberapa hal kita ini sama :)

Kita sharing banyak hal, bicara banyak dari penting, engga penting, sampai yang absurd juga kita bisa menghasbiskan waktu diskusi banyak hal. Musik?? jelas sekali genre kita sama, pandangan kita tentang musik sama, yang beda cuma soal perasaan :D

Tapi ada keberanian luar biasa bodoh yang saya lakukan terakhir sebelum pertemuan terakhir kita dalam sebuah periode yang menghancurkan semua yang kita bangun secara perlahan, saya merasa bodoh melakukana hal itu. Karena setelahnya hingga detik ini, kit seperti 2 orang asing yang bahkan seperti tidak pernah saling kenal.

Dia pindah kampus, saya menetap, kita kehilangan perahabatan, kehilangan komunikasi, saya seperti tidak pernah mengenlnya sekarang.

Tapi ada satu hal yang masih saya ingat tentangnya, statement yang pernah ia katakakan:
"Ung, hari ini gw menghasbiskan 3ribu gw paling berharga dalam hidup, gw beli 2 batang rokok, 1 gw hisap dan mual dan 1 gw buang"
 Rasanya mendengar itu adalah sebuah bahagia tersendiri, semoga sampai saat ini masih sama yaaa :)


Nb : sukses dimanpun lo berada, semoga saat kita ketemu lagi semuanya kan jauh labih baik  :) 

No comments:

Post a Comment

Counter