Kadang saya Merasa berbeda, di besarkan di keluarga yang penuh dengan aturan hidup, dari A-Z (mungkin kalo dibukukan 7 seri Harry Potter engga akan cukup) dan banyak filsafat yang di tanam di hidup saya, kemudian saya mulai berfikir, aturan saya aturan kamu dan aturan kita beda, jangan samakan apa-apa yang saya percayai dengan apa yang kamu miliki, yaaa inilah saya.
Berapa banyak orang di kelas saya sekarang yang bisa saya ajak sharing soal filsafat, saya ingat salah satu tanggapan mereaka "Hati-hati Ung nanti jadi Atheis"
Berapa banyak juga yang bisa saya ajak bicara soal kehidupan, yang ada saya akan diaabaikan begitu saja karena engga ada yang tertari membicarakanya.
Atau juga soal Musik, pandangan kita banyak berbeda. Atau mungkin pandangan saya soal agama, yang ada nanti saya bisa dianggap kafi.
Berapa banyak orang yang bisa saya ajak cerita soal mimpi-mimpi dan harapan-harapan saya?? pernah ada yang berkomentar kalo semua mimpi-mimpi besar itu engga mungkin............... Well its Okey :)
Cuma sedikit orang yang saya temui yang bisa saya ajak sharing dan diskusi banyak hal, hanya segelintir orang yang juga punya pemikiran sama seperti saya, tidak banyak orang yang sependapat dengan pola pikir saya.
Banyak hal dari pandangan meraka yang saya kira berbeda, tapi saya melihat, perbedaan itu bukanlah sebuah alasan untuk saya tidak bisa bersama dengan mereka, justru dengan adanya perbedaan ini saya Belajar banyak hal.
Saya belajar bagaimana saya bisa menempatkan pola pikir saya di pola pikir mereka, dan ittu yang membuat saya bisa merasa cukup bahagia di setiap lingkungan yang baru saya temui.
Perbedaan itu mungkin (bukan) sebuah jurang, tapi kita bisa milih, mau loncat aja ke jurang itu dan MATI atau dengan kerja keras usaha MATI-MATIAN buat ngebangun jembatan kokoh diastasnya untuk menghindari KEMATIAN.
It's your choice :)
No comments:
Post a Comment