Sunday, August 30, 2020

Jus Say it.

Hi, you! of course, it's you! who else?
its been a while since I told you the truth, then everything changes.
we made space, time to realize is it all worth it.
after all, isn' it?
All the time suffering from our days, time when everything slowly killed me with your kindness.
it's lovely but it's painful.
Then I decide to quit. 
I don't want to be around anymore. 
you're just to good to be true? or just to good for the one and only you? 
Everything is all about you. 
Then when I left, you don't feel nothing cause there's nothing on your inside.
all those years we spent together, knowing each other well was totally nothing for you.
well, I don't mean it has to be something for you, cause I know that at first, we don't.
But its totally like you don't even get it what did you really mean to me. 
So, all those times, like I am the one who feels like were closed.
Now, I don't even think that you thaught me as friends, maybe. 
like we never know each other.
it's up to you anyway. 
you really closed your heart for anyone. 


Saturday, August 15, 2020

Predicted!

Seminggu berselang, rasanya penuh dengan banyak kesadaran.
yang selama ini selalu di-tinggikan
yang selama ini dianggap berharga
yang selama ini dijadikan prioritas.
Ternyata mematahkan semua perasaan itu dengan hanya sekali saja.
Sedari awal sudah sadar akan hal itu semua,
namun tetap saja ada ekspektasi kecil disana.
Nyatanya semua telah dihancurkan oleh acuh yang luar biasa.
Padahal baru kemarin rasanya banyak hal tercurah.
Ternyata kamu lebih dingin dari siapapun didunia.
Lebih acuh dari semua yang bisa kubayangkan
Kecewa dan tersadar disaat yang sama.
Mengenalmu menjadi bagian hal yang benar-benar membuatku belajar.
Kalau nyatanya semua hal yang terlihat indah dan baik diluar sana
bisa jadi menyimpan ketidakpedulian yang luar biasa.
Lantas kamu bersikap seolah tidak ada apa-apa.
Tanpa pernah peduli sedikitpun untuk apa yang kurasa.
 
Kamu tidak salah.
Aku saja yang terlalu berlebihan melihat ini semua.
Menganggapmu terlalu berharga hingga aku lupa,
kalau aku bukan siapa-siapa.
 
 

Saturday, August 8, 2020

Tidak baik-baik saja

Entah kegilaan macam apa yang merasuki ku malam itu.
Mungkin aku terlalu lelah dengan semua ini.
Detik itu kuputuskan untuk mengatakan semua.
Semua yang telah lama kupendam sekian tahun lamanya.
Yang ku sembunyikan dibalik senyum tawa bahagia.
Ternyata aku pandai sekali berpura-pura.
Bahkan kamu tak pernah sadar.
Dibalik semua tawa yang aku tunjukkan,
ada hati yang diam-diam terluka dalam.
Sedari awal aku sudah tahu kalau aku bukan pilihan. 
Kehadiranku hanya pelengkap, untuk hidupmu yang punya beragam cerita.

Aku sudah mengambil keputusan, 
untuk jujur dan berterus terang.
Entah ini benar atau salah. 
Hatiku hanya tak ingin lagi terluka.
Rasanya terlalu melelahkan, hingga lambungku meronta-ronta kesakitan.

Sehari berselang, mendadak hatiku sendu.
Rindu menyapa dirimu seperti dahulu.
Ada sedikit harapan kecil dihatiku.
Apa mungkin kamu akan mencariku?
Harap yang hanya sekedar harap.
Aku tahu kamu pasti lebih memilih memberiku ruang .
Membiarkanku sendiri mungkin jadi pilihan yang tepat.

Aku mungkin hanya butuh waktu untuk terbiasa.
Butuh ruang untuk sedikit bisa bernapas.
Butuh jeda untuk bisa merasa.
Mengakui kalau keadaan sedang tidak baik-baik saja.
Tidak perlu merasa selalu kuat.
Hidup kan tak hanya soal dirimu saja.
Aku terima sakit ini  sebagai bagian dari pelajaran kehidupan.


Counter