Sunday, September 28, 2025

Kamu Masih Ada

Jantungku berhenti sejenak
ada yang salah.
Perasaanku berkata. Itu kamu.

Entah perasaan apa itu, 
nyatanya tanpa melihat dengan utuh, aku tau itu kamu.
Kamu telah kembali.

Setelah perpisahan kita, 
rasanya baru kemarin aku jabat tanganmu untuk terakhir kali.
Setelahnya hidupku terasa membaik, 
perlahan tawa candaku kembali,
hari-hariku tak lagi sendu
tak ada lagi kamu di setiap hariku, membuat aku bisa bernapas lega.

Kamu yang selalu aku hindari, 
karena tak ingin aku tersakiti lagi.

Tapi ada saja hal-hal yang membuatku ingat kembali.
Seperti hari ini.
Walau hanya muncul dalam sebuah gambar dua dimensi, 
rasanya bagiku begitu nyata untuk aku akui, 
hati ini masih menyimpan emosi.
Entah marah, kesal, kecewa, atau mungkin rindu.
aku tidak tahu.
Yang pasti rasanya masih ada, di sana.
di bagian yang entah di mana hatiku menyimpannya.
Kamu masih ada. 

Apa Kabar Kamu? 



Wednesday, January 22, 2025

Kembali Tertawa

Siang itu canda tawanya lepas,
dunia rasanya hanya berputar untuknya
sudah lama ia tak merasa seperti itu.
Langkah yang perlahan mulai ringan
Senyum yang kian hari merekah.
Semua terasa lebih mudah.

iyaaa. 
saat seorang manusia yang mematahkan hati kecilnya pergi dari tempat ia berada.
Kini Bahagia nya hadir pelan-pelan menyapa.
Mungkin masih butuh waktu untuk benar-benar rela.
Tapi kini, amarah sudah mulai meredam. 
Hati mulai meluruh dengan sendirinya.
Ingatan masih selalu ada, muncul berselang seperti ingin menyapa.
Tapi hatinya sudah cukup tenang. 
Ia tau persis semesta punya rencana baik untuknya.

Dan patah hatinya kali ini, membuat banyak pelajaran yang tak boleh terulang.
Berjalan pulang, hinga sampai
lalu mendekap dengan dengan nyaman.
semua rasanya cukup untuk sekarang.
Harapan yang akan selalu ada, 
hati yang akan selalu terbuka.
Disana ada masa depan cerah yang menunggunya untuk sebuah jawaban iya.

Counter