Saturday, April 23, 2022

Tanggal Dua Tiga 2022

Teruntuk Sarah, Melia.

Rasanya ingin sekali merekam semua ingatan hari ini untuk diriku kelak, atau kita yang mungkin akan bercengkrama lagi di tahun-tahun kedepan. Harap itu akan selalu ada.

Aku tidak pernah suka pengulangan angka dua puluh tiga dalam kalender Masehi yang dibuat untuk dunia ini sebagai pengingat. Entah apa itu alasanya, atau sejak kapan, rasanya seandainya bisa menghilangkan tanggal ini dalam tatanan kalender Masehi mungkin akan kulakukan.
Aku tidak suka orang lain mengingatnya, akupun kadang ingin merasa kalau aku ingin lupa.

Namun entah mengapa rasanya sejak kalian hadir dalam perjalanan ini semua berubah. 
Aku mulai berterimakasih pada semesta yang telah menciptakan kalian di dunia yang kemudian hadir menjadi bagian perjalan hidup, hingga hari ini.
Rasanya aku tidak terlalu membenci tanggal ini lagi. Kalian membuatku merasa nyaman mengingat hari ini.
Tidak perlu ada perayaan besar, kejutan-kejutan luar biasa, atau hadiah super mewah.
Kalian hadir dengan begitu sederhana memberiku banyak senyum tawa bahagia.
Dan hari ini kalian mengulanginya lagi seperti biasa, namun dengan penuh banyak usaha lebih yang membuatku merasa berarti di hidup ini.
Sarah dengan usaha sendiri mengedit foto untuk insta story, yang aku tau di butuh effort lebih untuk melakukan itu dan ternyata hasilnya sangat membanggakan sekali. HHAHAHAAA
Terimakasih tim MIT UIN kebanggan kitaa!
Melia yang dua kali ngirim go send, oh ya tentu siapa lagi kalo bukan kalian yang ngirim. Thank you :)




Rasanya entah bagaimana ingin berucap terimakasih untuk untuk kehidupan yang membawaku sampai di titik ini. Membawaku pada rangkaian persahabatan yang indah, penuh makna ini.
Perjalanan membawaku pada titik ini yang aku yakini pasti ada maksud baik didalamnya, dan bertemu kalian rasanya membuatku tak henti bersyukur dengan kehidupan yang aku miliki sekarang.
Rasanya begitu beruntung bisa menemukan kalian dalam perjalanan yang belum selesai ini, ada harap dalam doa yang selalu aku panjatkan juga untuk kalian, semoga kita semua bisa tetap bahagia dalam perjalan hidup ini bagaimanapun rencana-Nya.

Kita memang tidak pernah tahu, sampai kapan keceriaan ini akan terus berlanjut, mungkin suatu saat akan berubah seiring berjalannya waktu, kita mungkin tidak akan lagi sama. Masing-masing dari kita akan tumbuh, menjadi pribadi-pribadi yang jauh lebih dewasa dari hari ini dengan tanggung jawab baru yang lebih besar ataupun dengan apapun hal baik yang akan terjadi nantinya dan semua itu akan menuntut banyak perubahan, adaptasi dalam kehidupan. 
Apapun itu yang akan membawa kita dalam perjalan "naik kelas" selanjutnya.

Bagaimanpun kehidupan membawa kita pada perjalanan-perjalanan baru, hari ini, tulisan ini akan menjadi pengingat bahwa kita pernah ada di masa-masa ini. Saat dimana kita bisa saling bercerita satu sama lain, tertawa bahagia membicarakan kehidupan, diskusi-diskusi tentang apapun yang kita mau. Deep talk, tentu saja jadi hal favorit buat kita bertiga.
Kita pernah bersama membagikan setiap cerita yang bahkan tidak penting. Kita pernah ada. disini. Saat ini.

Terimakasih telah menjadi pengingat kehidupan yang akan terus berjalan. 
Rasanya tak akan pernah cukup rasa terimakasih ini jika harus dituangkan dalam kata-kata.
Akan selalu ada nama kalian dalam memori ingatan ini.
Dan tulisan ini akan membantu mengingatkan aku betapa berharganya kalian di hidup ini.
Kalian berharga lebih dari apa yang kalian kira dan untuk kita semua. Berbahagialah dalam nyaman. Aamiin.



With love, 
Unga.




ps: thank you selalu mendukung hobi rebahan nyaman saya! dan semoga bucket list kita tercapai!






No comments:

Post a Comment

Counter