Ia ingat setiap detiknya, karena jika itu jadi penting, ia akan melukiskanya dalam catatan warna-warni penuh suka cita, ia tidak melukis, hanya menulis.
"Kata-kata itu berwarna, tidakkah kau sadaari?". Belasan orang bertanya padanya-
"bagaimana kabarnya dia sekarang? Dimana dia?" . Rasanya tertusuk dalam saat harus menyadari, sekarang tidaklah sama, lalu kenapa mereka bertanya padanya? butuh waktu lama untuk mulai terbiasa dgn keadaan ini, tp mereka smua tidak tau itu. Apa rasanya saat seseorang yang berusaha keras kamu lupakan, justru mereka tanyakan padamu, seakan kamulah yang tau segalanya?
"sakit, terhenyuh, terdiam dan kembali teringat ". ~aku berusaha mencoba untuk lupa, namun dunia seakan tak mengizinkanya. Mengapa? ~ ........
No comments:
Post a Comment