Ada
yang ditunggu setelah terlalu lama mengasingkan diri masing-masing di pertapaan
paling nyaman, dimana kebebasan
tidak melakukan apapun bisa ditemukan , sebagian menyebutnya adalah
"Rumah"
Seperti
semua pulang yang
telah dijadualkan untuk kembali. Aku, kamu, kita semua kembali.
Kembali pada
rutinitas yang menghidupkan kita semua, menghidupkan perekonomian ,
menghidupkan setiap tujuan.
Hari berselang
sepertinya terlihat ada yang hilang, tidak ada tanda-tanda keberadaan, tidak
ada senyum sapa yang ditunggu akan datang. Hilang sudah.
Namun semesta punya
rencana untuk pertemuan manis antara dua insan yang diandai-andaikan dapat bersama.
Entah bagaimana
tersusun sebuah rencana mempertemukan dua anak manusia itu dalam sebuah
pertemuan singkat di waktu yang sangat tepat. Mereka bertemu, keduanya menatap ,
mengucap "Hai" dengan senyum paling manis yang pernah ada.
Tidak ada satu menit
pertemuan itu, hanya sepintas lalu untuk melanjutkan rutinitas masing-masing.
Karena tidak pernah
ada yang tahu, betapa berharganya beberapa detik keramahan seseorang bisa
membuat orang lain sangat bahagia.
Itu cukup. Gumamnya
dalam hati. Kita masih punya esok kan untuk bertemu?
No comments:
Post a Comment