Saturday, November 7, 2020

Aku Salah

Jika saja aku boleh jujur, tidak ada satu hari pun aku tidak memikirkanmu sejak hari itu...

Lalu aku sadar, kamu memang tidak pernah merasa jika aku bagian penting dihidupmu. 
Kamu tidak pernah berusaha menjelaskan apapun, karena memang tidak ada yang perlu dijelaskan.
Semudah itu kamu merasa, aku tidak perlu lagi ada dalam bagian cerita hidupmu. 

Selama ini, aku merasa kamu telah menjadi bagian hidup perjalananku yang indah,
kita telah banyak berbagi cerita, waktu bersama.
Berbagi tawa canda bahagia, yang aku kira itu berarti banyak.
Untukku, kamu berharga lebih dari apa yang kamu kira. 
Namun, semua itu hanya perasaan sendiri ku saja. 

Ternyata perasaanku selama ini salah.

Bagimu, aku jelas tak punya makna.
Hanya penggalan cerita yang tak perlu di ingat, 
hanya nama yang tak perlu kamu catat.
Hanya cerita yang tak perlu kamu kenang.
Dan tak perlu waktu lama bagimu untuk menghapus semuanya.

Tak mengapa.
itu jelas hak dirimu, untuk memilih siapa yang penting dihidupmu,
yang jelas bukan aku.
Tapi aku jadi bisa belajar,
ternyata tak semua hal yang kita rasa penting untuk orang lain, akan dirasakan dengan sama.
Aku yang salah telah banyak menaruh harap.

Doaku yang terbaik untuk mu. 
Semoga kamu menemukan bahagia yang kamu cari. 
Saat ini, ataupun nanti.

......
Dan semoga tak ada hati yang perlu tersakiti lagi.



No comments:

Post a Comment

Counter