Gelagat mu sungguh aneh, tapi aku membacanya cukup jelas.
Semua orang melihatnya, jelas kamu tidak berpengalaman soal ini.
Bahkan seorang kawan yang tak sengaja lewat menegur mu.
Terlalu aneh, hingga siapapun melihatnya merasa janggal.
Lalu aku?
Yang belakangan ini kerap bersama dalam waktu tertentu rasanya membaca cukup jelas.
Kamu menunggunya, berharap ada dia untuk tiba.
Se-detik aku kecewa.
lalu berusaha menahan rasa.
Bukankah dari awal kita semua tahu kalau tak perlu berharap?
Dulu aku pernah bilang tidak akan.
Lalu mengenal mu lebih dari itu, ternyata berbeda.
Ada satu hal yang aku temukan sama.
Satu saja, tapi rasanya ingin aku terus bersama.
Entah mengapa aku suka.
Moment-moment yang selalu aku damba.
Satu saja yang membuat perasaan ku ternyata berubah.
Mungkin pikiran ku kadang salah,
tapi beberapa hal jelas yang nampak, tidak bisa disembunyikan.
Dan aku melihatnya jelas.
Haruskah aku berjarak lagi sejenak?
No comments:
Post a Comment