Ada yang tidak biasa hari ini,
kembali aku membuka diri.
Padamu yang masih melukai hati.
Entah sebuah kebodohan lagi
atau usaha melepas rasa untuk pergi.
Seperti rutinitas pagi,
aku akan berjalan kearah yang sama untuk secangkir teh.
Kehadiranku akan mudah terlihat.
Tentu kamu bisa memilih diam ditempatmu,
Lalu kamu datang, pertanda tidak menghindariku.
Sudah lama tidak kudengar suaramu.
Rasanya rindu.
Lalu kamu mulai bertanya tentang sebuah rencana,
tentu ini semua karena aku telah duluan membuka cerita.
Cerita yang entah mengapa bisa sama,
semesta mungkin yang telah mengaturnya.
Agar aku bisa mulai lagi punya bahan bicara.
Karena tidak mungkin lagi aku bertanya tentang hari-harimu.
Kita harus punya bahan diskusi.
Semesta sungguh maha baik.
Dan rasanya ada sebuah kelegaan tersendiri,
seperti kita yang dulu, walau tak akan pernah sama lagi.
Tentu semua sudah berbeda,
lama tak saling bicara,
berjarak untuk membuat batasan.
Rasanya rindu ingin bicara,
lalu saat aku bisa bicara tanpa ada sebuah rasa.
Hari-hari ini lah yang aku damba.
Entah hanya sementara,
atau ini sebuah permulaan.
Tapi rasanya aku suka.
Tentu harapku padamu masih sama.
Berdamai dengan rasa.
Semoga saja iya sebuah awal mula :)
No comments:
Post a Comment