Awalnya ku kira sudah.
Kita pernah saling tatap lalu kamu hilang,
aku berusaha melupa dengan susah payah.
Berhasil, tapi tak bertahan lama.
Kamu kembali membawa sejuta tanya,
aku bertanya dalam benak, untuk apa?
Tak ada yang salah dengan rasa,
waktu aku tahu kemudian, kamu dekat dengan nya.
Lagi-lagi aku harus terbiasa melihatmu bersama nya
hingga akhirnya perasaan ku bilang, biasa saja.
Dan tiba pada suatu masa,
saat kamu muncul lagi di setiap kesempatan.
Entah sekedar ingin bertegur sapa,
atau memang ingin benar-benar menyapa.
ahh, kamu terlalu banyak bercanda.
Dalam diam,
lagi-lagi aku mendoakanmu baik-baik saja.
berharap pesan yang ku sampaikan lewat doa,
tepat menuju padamu yang aku harap akan benar nyata.
Aku percaya ada alasan kenapa kita harus dipertemukan,
entah sebagai pembelajaran kehidupan,
atau sebuah jalan yang memang telah ditentukan.
Semoga kali benar adanya.
_________________________
Langit tak selalu kelabu,
jika benar adanya ku harap itu kamu.
No comments:
Post a Comment