Monday, June 1, 2020

Hari ini?

Hai, apa kabar kamu pagi ini?
Setelah semalam kamu bingung kenapa kamu merasa perlu ingin tidur.
Kadang aku sengaja terjaga, hanya untuk menunggu pesanmu yang seringkali kamu kirim lewat tengah malam.
Entah kamu sekedar memastikan masih ada yang belum terlelap, atau memang kamu butuh teman untuk bicara.
Padahal jika kamu sadar, aku tak pernah kemana-mana. 
Kapanpun, kamu bisa ajak aku bicara dan aku akan senang mendengarnya.

Kemarin aku sempat ingin menghilang lagi untuk kesekian kali, seperti aku butuh ruang. 
Jujur saja aku lelah, berada terus didekatmu membuatku semakin takut.
Aku takut perasaanku tumbuh lebih dalam lagi, 
yang artinya aku harus siap jauh lebih patah hati suatu hari nanti.

Kendatipun begitu banyak persamaan yang kita miliki. 
Dunia kita kadang nampak jelas berbeda.
Aku jelas tau itu dari awal, aku bisa membacanya.
Tapi entah bagaimana, semesta membuat kita kian dekat.
Aku jelas berbohong kalau aku bilang tak punya rasa.
Iyaa, hanya itu satu kebohonganku padamu yang ku punya.
Aku harap kamu tidak keberatan.
Aku hanya tidak ingin merusak segalanya.
Tidak masalah jika aku harus terluka, nanti juga akan sembuh sendirinya.
Tapi kadang aku tak yakin jika kita harus tetap begini.
Berbagi cerita yang tak biasa.
Membuka diri tanpa merasa perlu ada yang ditutupi.
Apa ini biasa saja?

Buatku tentu bukan hal biasa.
Kamu adalah satu dari tujuh milyar manusia di dunia.
Aku paling pemilih soal siapa yang aku ijinkan masuk ke duniaku.
Kamu? jelas aku tak keberatan sama sekali.
Entah apa arti aku buatmu, kadang aku merasa tak sejauh itu.

Iya aku tahu. 
Kamu punya masa lalu yang terlalu indah untuk terlupa.
Mungkin terlampau sempurna hingga hatimu tak ingin bergerak dari sana.
Tidak ada yang salah dengan itu. 
Kamu hanya butuh waktu.

Dan entah kapan sampai kamu akan menyadari.
Mungkin aku juga tak akan selama nya disini.
Duniaku tak hanya hanya berputar untukmu seorang diri.
Tapi satu hal yang perlu kamu tahu. 
Aku merasa beruntung pernah mengenalmu saaat ini semoga hingga nanti.


No comments:

Post a Comment

Counter