Lebaran.
Sebuah hari yang ditunggu-tunggu semua orang di dunia, bagi mereka yang mempercayainya.
Buatku, ada makna yang tersimpan tanpa harus butuh publikasi besar-besaran .
Kita tidak punya ritual khusus untuk hari yang ditunggu-tunggu itu.
Tidak ada. Tidak.
Kita bahkan tidak saling bersalaman , karena maaf kita bukan sebuah bentuk formalitas.
Kita tidak saling menangisi kesalahan terdahulu, karena tidak ada kesalahan yang kita ingat berlarut-larut.
Kita tidak perlu meminta maaf dari siapapun atau apapun, karena kita telah memaafkan tanpa perlu diminta.
Kita bahkan tidak pernah menyimpan perasaan dendam apapun, karena kita telah melupa apa itu marah.
Kita tidak saling iri dengan kesuksesan satu sama lain, karena kita berbagi.
Kita tidak perlu bentuk simbolis atau sekedar formalitas apapun soal maaf.
Tidak. Tidak perlu.
Karena kita...... Keluarga.
Semua bahkan telah ter-maafkan sekalipun tidak ada hari lebaran.
No comments:
Post a Comment