Meyakinkan hati, merenungi diri..
Mencairkan yang beku.
Memulai yang ada dengan harapan baru.
Hatinya mencari, hatiku telah jauh menepi.
Kini tiba saatnya untuk bersemii.
Aku terjatuh untuk kembali lagi.
Dan ini bukan hanya mimpi.
Hatinya berusaha meyakini.
Ucapnya untuk bersama nanti.
Aku bukan sabar menunggu, tapi meyakini kamu.
Jangan tanya mengapa, ada jutaan alasan.
Tapi ini sebuah kejujuran kan?
aku dan kamu.
No comments:
Post a Comment