Pengakuan keduanya muncul begitu saja terlontar dalam canda tawa manis manja bahagia saat bersama. Entah apa yang terjadi kini tapi keduannya bahagia. Sedikit keresahan itu ada namun bersama, hilang sudah resah.
Harapku satu. Memulai semuanya dengan baik, bukan sekedar rasa ingin yang berlebih untuk sebuah kejenuhan sendiri, atau kerinduan dalam kebosaan sepi. Kalaunpun memutuskan bersama, bukan karena alasan itu, tapi karena kamu yang memang meyakini kita.
Kita yang sudah lama bersama dalam sebuah lingkran prespektif yang cukup komplikatif, yang entah bagaimana bermula hingga rasanya istilah "line of side" dalam kamus telekomunikasi kita tidaklah mungkin. Ada banyak interferensi yang terjadi. Namun kini titik terang itu hadir, entahlah aku bingung menerka-nerka lagi. Jadi kuputuskan untuk jatuh saja terbawa arus, membawa diri dari segala kemungkinan, menerimanya dan berserah. Yang terjadi nanti pasti yang terbaik kan?
Kita hadir bersama bukan tanpa alasan......
No comments:
Post a Comment