Tuesday, March 27, 2018

Kamu dan Waktu

Dari jauh aku bisa tebak itu kamu, sekalipun jarak mu tertutup kelabu.
Dunia ini tak lagi sama saat kamu berada pada jarak pandang ku.
Mendadak semua terasa salah, berharap hangatnya mentari membuatku jatuh .
Entah berapa ribuan hari aku tunggu, entah berapa jutaan jarak yang aku tuju
semua akan kembali padamu.
Ribuan manusia ada disitu, tapi hanya satu yang aku cari. Kamu.
Lantas bisa apa lagi, jika semua relativitas waktu yang ada tak juga dapat menjawab jarak antara kamu dan aku.
mungkin kamu butuh lebih dari sekedar waktu untuk mengerti, kamu butuh dimensi untuk melihat dari sisi yang lain, lebih dari sekedar waktu.

Setidaknya  berikan  alasan mengapa harus bertemu. waktu?
Tapi tidak kah kamu bertanya, mengapa sekarang?
Kamu bahkan hanya akan bertanya pada diri sendiri.
Setipis garis biru yang menjadi sumber kehidupan manusia,
rasanya atmosfer tempatmu berada menjadi satu-satunya cara kamu mengerti.
Kalau hidup bukan lagi soal kamu saja.

Waktu rasanya terlalu berharga jika semua harap ada padamu tanpa pernah waktu menjawabnya.
Tapi bukankah waktu juga yang akan menjawab semua ?

Hai kamu, bicaralah pada sang waktu.

No comments:

Post a Comment

Counter