Sunday, December 2, 2018

Benar nyata?

Berawal dari sebuah senyuman bisa membuat perasaan seseorang hanyut dalam rasa yang begitu dalam. Menahun sudah rasanya sampai ia pergi tanpa pernah bilang. Yaa mungkin karena keduanya hanya sebatas senyum sapa jadi tak perlu merasa kalau harus bilang apa-apa.
Sampai akhirnya ia menghilang dan merasa perlu melupakannya saja.
Sampai sebuah pesan tiba.
Menanyakan tentang sebuah kota yang ternyata sama-sama mereka suka. Sebelumnya perbincangan keduanya soal buku yang juga mereka baca dan terakhir tentang keinginannya ikut bersama dalam sebuah kegiatan.
Sejenak perasan itu biasa saja, toh sudah lama keduanya tak menyapa. Sudah berusaha juga untuk melupa karena jatuh cinta pada ketidak hadir-an rasanya cukup menyesakkan.
Jadi buat apa lagi di ingat-ingat.

Sampai pada waktu yang membawa keduanya pada aktivitas yang sama. Awalnya ada perasaan terlalu bersemangat, seminggu sebelumnya,  kali pertama mereka bertemu lagi setelah sekian lama hilang, ada perasaan bahagia karena akan menghabiskan waktu bersama, ada perasaan canggung saat bertemu untuk pertama kalinya di luar kebiasaan. Disana rasa yang dulu pernah ada rasanya ingin menyapa.

Lalu hari yang ditunggu-tunggu itu katanya datang, ada perasaan bahagia luar biasa, namun entah apa yang dirasa untuk dia yang telah lama menghilang tanpa pesan itu merasa.

Dan malam itu mereka berdua resmi bercerita. 
Pertemuan yang dinanti-nanti itu menyisakan banyak tanya, lalu setelah semua pertanyaan demi pertanyaan terjawab, mereka pun diam. 
Rasanya ada perasaan nostalgia masa lalu yang dirasa, duduk bersebelahan tanpa perlu berkata apa-apa yang membuat keduanya nyaman. Terselip doa malam itu untuk keduanya, jika ini baik untuk keduanya semoga semua ini jadi nyata.

Entah perasaan yang sama membuatnya kemudian membuat berjarak, atau alasan lain untuk sebuah pertemuan. Kalau perasaan keduanya sama, kenapa tidak buat semua ini jadi nyata?

Bukankah kehidupan ini penuh misteri? sampai pada saat yang dinanti terkadang berubah jadi tidak pasti.Yang tadinya ingin lebih mengenal satu sama lain, berubah jadi jarak yang membatasi . 
Ahhh , Semesta memang sedang bercanda, membolak-balikan rasa yang ada entah hanya sekedar pertanda, atau memang semua ini akan jadi nyata. Mungkin esok nanti cerita kita akan jadi berbeda.
Entah kejutan apa yang sedang disiapkan semesta .

 

 

No comments:

Post a Comment

Counter