Kita saling mengirim pesan bebas ke angkasa
Berharap aku atau kamu tepat membacanya.
Lalu semua orang akan mulai menerka, termasuk aku dan kamu yang bertanya-tanya.
Apa ini bener nyata?
Apa perasaan kita memang sama?
Serangkaian ingatan-ingatan kecil mulai ku susun pelan-pelan.
Saat pertemuan kita pertama kali, hingga kejadian-kejadian yang menuntun kita pada pertemuan kembali.
Kita pernah saling sapaa. Lalu kamu hilang.
Aku udah berusaha melupa. Kamu pun demikian.
Lalu sebuah "Hai" kembali menjadi saling.
Saling rindu satu sama lain.
Saling menebak rasa masing-masing.
Hingga saling berharap untuk memiliki.
Hai semesta!
Kalau ternyata dua insan saling jatuh cinta, kenapa harus kita berdua menunggu lama?
Kenapa harus terlalu banyak pesan rahasia di udara?
Bukan kah perasaan ini begitu indah?
Jika nyatanya kita berdua memang saling jatuh cinta.
Biarlah konspirasi alam semesta ini berakhir bahagia jika memang sudah.
Jangan buat ini terlalu lama.
Karena kita berdua sejatinya hanya ingin bahagia.
Entah ini benar atau tidak, tapi teori konspirasi ku inginkan berkata demikian.
Like I just found my self in you.
I hope it's true.
No comments:
Post a Comment