Menahun bertemu yang ada hanya sedikit senyum sapa.
Jika kamu adalah buku, perkenalan kita hanya sampai di bab pertama.Setelahnya hilang tanpa pernah aku tau kemana.
Kemudian aku belajar untuk melupa dengan susah payah.
Apa ini cuma kebetulan, jika tiba-tiba kamu kembali dalam sebuah rangkaian cerita berbeda?
Yang entah bagaimana akhirnya.
Kala itu,
Katamu malam itu "bahagia kadang sederhana ya"
Iyaaaa, aku setuju dengan mu, seperti aku bahagia pernah bertemu denganmu.Bahagia pernah mengenalmu walau hanya sebatas senyum .
Bahagia saat kamu membalas pesan ku.
Bahagia saat aku tau buku yang kamu baca sama denganku.
Bahagia walau bahagia ini sementara waktu. :)
Dan sebuah buku itu adalah salah satu cara untuk aku berbicara denganmu tanpa perlu aku menyapa atau bertatap muka . Terimakasih semesta. Telah memperkenalkan aku dengan nya.
No comments:
Post a Comment